Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Grobogan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Grobogan Membangun Desa Mengabdi Indonesia
  • Home
  • Profil
    • Kedudukan/Domisili
    • Visi Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tupoksi
    • Profil Pimpinan
    • Profil Pegawai
    • Perjanjian Kinerja
    • LKjIP
    • RKT dan Rencana Aksi
    • Indikator Kinerja Utama
    • KAK
    • Informasi Keuangan
    • Renja
    • Renstra
    • Cascading dan Pohon Kinerja
  • Program Kegiatan
    • DPA - SKPD
    • Penunjang
    • Penataan Desa
    • Peningkatan Kerja Sama Desa
    • Administrasi Pemerintahan Desa
    • Pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan, Lembaga Adat dan Masyarakat Hukum Adat
  • Informasi
    • Berita
    • Publikasi
    • Artikel
    • Agenda
    • MoU
    • Aset dan Inventaris
  • Galeri
    • Foto
    • Video
    • Audio
  • PPID
    • Profil PPID
      • Maklumat Pelayanan
    • Permohonan Informasi
    • Informasi Publik
      • Informasi Berkala
      • Informasi Serta Merta
      • Informasi Setiap Saat
    • Daftar Aplikasi Pelayanan Publik
    • Struktur PPID
      • PPID Kabupaten
      • PPID OPD
    • Laporan
  • Peraturan

Artikel

  • Informasi

Artikel

BUMDes di Grobogan Olah Sampah jadi BBM

  •  Print 
  • Email
Details
Admin Dispermas logo
Artikel
21 June 2023
Hits: 2948

WhatsApp Image 2023 06 20 at 110950 AM

Grobogan – BUMDes Kuwariron Jaya milik Desa Kuwaron, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah mampu menyulap sampah plastik menjadi BBM. Sampah plastik sebanyak 50 kg mampu disulap menjadi 50 liter BBM jenis premium dan solar dengan kualitas tinggi

Premium yang dihasilkan dari daur ulang sampah plastik itu kualitasnya diklaim lebih tinggi dari pertamax. Sementara solarnya kualitasnya sama dengan solar dex.

Ketua BUMDes Kuwariron Jaya Sadzali mengatakan, untuk pengolahannya, pihaknya beberkal mesin bantuan dari Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jawa Tengah.

”Kualitas BBM jenis premium yang dihasilkan nilai oktannya 95, di atas pertamax. Sedangkan untuk BBM jenis solar yang dihasilkan setara dengan solar jenis dex,” katanya, Selasa (20/6/2023).

Sadzali menerangkan, ide pembuatan BBM dari sampah itu berawal ketika tahun lalu terdapat problematika sampah di lingkungan sekitar. Dari situ, pihak Pemdes Kuwaron kemudian membentuk BUMDes Kuwariron Jaya dan kemudian mendirikan usaha bank sampah.

”Tahun 2022 lalu, kita bentuk bank sampah untuk menampung dan mengelola sampah, hingga berkembang usaha pengepresan sampah berupa botol plastik,” ucap Ali, sapaannya.

Sukses dengan usaha pengepresan sampah botol plastik, BUMDes tersebut kemudian merambah usaha mengolah sampah plastik menjadi BBM.

Ide tersebut, ungkap Ali, berawal dari banyaknya sisa-sisa limbah botol plastik yang tidak terpakai dan terbuang sia-sia.

‘’Limbah plastik yang tidak terpakai dari usaha pengepresan botol plastik ada 3 persen sampai 5 persen. Alhamdulillah kita dibantu sebuah alat dari BRIDA Jawa Tengah, jadi bisa kita manfaatkan limbah itu,’’ imbuh Ali.

Ali mengatakan, karena produksinya masih terbatas, hasil BBM untuk sementara hanya digunakan untuk kalangan sendiri. Namun begitu, ke depan pihaknya akan meningkatkan produksinya hingga layak dijual.

Sementara itu, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Jateng Muhammad Arif Irwanto saat berkunjung ke lokasi tersebut menyebut apa yang dilakukan BUMDes tersebut merupakan kegiatan solutif mengatasi problem sampah.

”Ini merupakan kegiatan yang menjadi solutif bagi masyarakat, terutama limbah plastik yang bisa didaur ulang,” papatnya.

Arif menambahkan, pihaknya berharap BUMDes tersebut bisa berkembang, terutama berkaitan dengan aspek dukungan dari masyarakat. Menurutnya, BBM yang dihasilkan bisa dimanfaatkan masyarakat, terutama petani yang bisa menggunakan BBM dengan harga lebih murah.

”Dukungan masyarakat sekitar sangat dibutuhkan, apagi terkait sampah-sampah plastik yang bisa dijadikan BBM. Mudah-mudahan lebih baik dan bisa sukses ke depan,” jelasnya.

23 Desa di Grobogan Memiliki Pendapatan di Atas 1 Milyar Rupiah

  •  Print 
  • Email
Details
Admin Dispermas logo
Artikel
29 May 2023
Hits: 3888

WhatsApp Image 2023 05 29 at 12.05.44 PM

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar menemukan sebanyak 150 desa di Indonesia memiliki pendapatan asli desa (PADes) di atas Rp 1 milyar. Yang terbanyak 78 desa di Provinsi Jawa Tengah yaitu sebanyak 23 desa di Kabupaten Grobogan, 15 desa di Kabupaten Cilacap, 10 desa di Kabupaten Boyolali dan 9 desa di Kabupaten Kudus.

"Kami sedang menyusun regulasi agar lebih mudah lagi memberdayakan desa-desa mencapai PADes yang tinggi. Intinya agar PADes yang tinggi itu digunakan untuk sebesar-besarnya kesejahteraan warga desa, " ujarnya, Kamis (25/5/2023).

Kemudian selanjutnya ia menugaskan Kepala Badan Pengembangan dan Informasi, Ivanovich Agusta ke desa-desa Grobogan, Jawa Tengah antara lain Desa Ngraji, Desa Cingkrong, Desa Kemloko, Desa Klampok dan Desa Sumurgede. Desa Ngraji, Kecamatan Purwodadi Kabupaten Grobogan Jawa Tengah pada Tahun 2023 mencatatkan APB Desa Rp 4.084.732.000. Dana Desa yang diterima Rp 1.070.162.000 dan bantuan keuangan provinsi sebesar Rp 980.000.000.

"Yang menarik, sebesar Rp 1.632.200.000 berasal dari pendapatan asli desa. Ini menunjukkan kapasitas desa yang tinggi dalam menggali potensi ekonomi lokal, " ujar Ivanovich.

Kepala Desa Ngraji Yahmo menuturkan, "PADes diperoleh dari hasil lelang tanah kas desa. Ada 66 hektar lebih lahan yang disewakan. Hasil lelang berbeda-beda tergantung pada kesuburan lahan, sekitar Rp 15 juta per hektar. Ini turun dari tahun lalu sebesar Rp 30 juta per hektar. Jadi kegagalan panen karena hama dan penyebab lain itu tidak hanya berpengaruh ke petani, tetapi juga ke desa."

Yahmo menjelaskan, penggunaan pendapatan asli desa seluruhnya diputuskan dalam musyawarah desa (musdes). Di Desa Ngraji musyawarah desa senantiasa berlangsung seru, saling debat antar tokoh masyarakat. Itulah sebabnya hasil musdes selalu sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Pada tahun 2022, PADes digunakan untuk membangun kios desa. Ini menggunakan sebagian tanah kas desa yang berada persis di pinggir jalan. Warung-warung yang semula tidak memberikan pemasukan ke APBDes, setelah kini menyewa 34 kios-kios itu, lalu memberikan pendapatan sebesar Rp 208.000 per kios per bulan. Jauh lebih tinggi dibandingkan hasil sewa lahan yang berkisar Rp 10 juta per hektar per bulan, " tambah Yahmo.

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Grobogan Yuono Joko Susanto, menjelaskan, pemda mendukung hasil Musdes Desa Ngranji. Bersama-sama aparat desa, kami mulai dari menyusun anggaran dan detail pekerjaan bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).

"Juga mengusulkan perubahan peruntukan lahan sawah menjadji pertokoan ke Kementerian ATR/BPN. Serta menyiapkan Peraturan Desa sesuai hasil Musdes. Setelah semua aturan terpenuhi, barulah kios dibangun," jelasnya.

Sementara, menurut Sekretaris Dispermades Kabupaten Grobogan Heru Prajadi, tantangan saat ini adalah peningkatan kapasitas pengurus BUMDesa untuk mengelola unit usaha yang produktif di desa-desa.

“Dari 273 desa di Grobogan, baru 4 desa memiliki BUM Desa kategori maju, sementara 7 BUM Desa kategori berkembang. Masih ada 166 BUM Desa yang baru masuk kategori baru tumbuh” ujar Heru.

Pendamping Desa Kecamatan Purwodadi, Nus Aisyah menambahkan, tantangan desa-desa yang memiliki PADes di atas semiliar rupiah, yaitu memiliki potensi ekonomi yang beragam dan tinggi.

"Maka, dibutuhkan kapasitas pengurus BUM Desa yang tinggi pula, agar mampu mengelola potensi ekonomi itu. Kami masih terus meningkatkan kapasitas para pengurus BUM Desa di Grobogan," imbuhnya.

Apel Pagi Dispermades

  •  Print 
  • Email
Details
Admin Dispermas logo
Artikel
24 January 2022
Hits: 1332

Suasana Apel Pagi di Lingkungan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Grobogan

Apel 24 JanApel 17 Jan

Informasi

  • Berita
  • Publikasi
  • Artikel
  • Agenda
  • MoU
  • Aset dan Inventaris

Hubungi Kami

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
Kabupaten Grobogan
Jl. Gunung Muria No. 04 Purwodadi, Grobogan
Telp.: (0292) 421 564
Faks.: (0292) 421 564
Surel: dispermasdes@grobogan.go.id

 
 
 

Lokasi Kantor

 

Copyright © 2026 Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Grobogan. All Rights Reserved.